PLN

PLN Jawa Timur Bukukan Penjualan Listrik 46,3 TWh Sepanjang 2025, Sinyal Kuat Pertumbuhan Ekonomi Regional

PLN Jawa Timur Bukukan Penjualan Listrik 46,3 TWh Sepanjang 2025, Sinyal Kuat Pertumbuhan Ekonomi Regional
PLN Jawa Timur Bukukan Penjualan Listrik 46,3 TWh Sepanjang 2025, Sinyal Kuat Pertumbuhan Ekonomi Regional

JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur berhasil mencatatkan kinerja positif di tahun 2025 dengan total penjualan tenaga listrik mencapai 46,3 terawatt hour (TWh), naik sekitar 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 44,3 TWh. Pencapaian ini menunjukkan geliat konsumsi listrik yang semakin kuat di berbagai segmen pelanggan di wilayah tersebut.

Pertumbuhan Penjualan Listrik dan Kontribusi Segmen Utama

Realisasi penjualan listrik di Jawa Timur sepanjang 2025 didominasi oleh segmen pelanggan golongan industri yang menyumbang 18,5 TWh. Disusul segmen golongan rumah tangga dengan kontribusi 17,7 TWh, serta segmen bisnis dengan angka penjualan sebesar 6,5 TWh. Komposisi ini mencerminkan peningkatan kebutuhan listrik yang sejalan dengan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Menurut General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, peningkatan konsumsi listrik menjadi salah satu indikator positif bahwa perekonomian di Jawa Timur mengalami pertumbuhan yang sehat. “Pertumbuhan konsumsi listrik ini menunjukkan perekonomian di Jatim juga tumbuh dengan baik,” ujar Ahmad saat menyampaikan data kinerja perusahaan di Surabaya pada Kamis, 19 Februari 2026.

Lonjakan Jumlah Pelanggan dan Kinerja Keuangan

Peningkatan penjualan listrik juga didukung oleh pertumbuhan jumlah pelanggan PLN di wilayah Jawa Timur. Hingga Desember 2025, tercatat sebanyak 14,6 juta pelanggan, meningkat dibandingkan 14,2 juta pada tahun 2024. Lonjakan jumlah pelanggan ini mencerminkan penetrasi listrik yang terus berkembang di daerah-daerah dalam provinsi tersebut.

Dari sisi kinerja keuangan, PLN UID Jawa Timur mencatatkan pendapatan sebesar Rp48,7 triliun selama tahun 2025. Pendapatan ini merupakan hasil dari penjualan tenaga listrik di berbagai segmen pelanggan serta upaya perluasan layanan dan pemasaran yang dilakukan sepanjang tahun.

Strategi Peningkatan Layanan dan Program Inovatif

Untuk mendorong pertumbuhan penjualan listrik, PLN UID Jawa Timur telah melaksanakan berbagai program sepanjang tahun 2025. Salah satunya adalah program tematik tambah daya yang mendapatkan respons tinggi dari masyarakat. Selain itu, program electrifying agriculture juga menjadi salah satu inisiatif untuk memperkenalkan pemanfaatan listrik di sektor pertanian.

Peningkatan customer experience melalui Kampung PLN Mobile turut menjadi fokus perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan kepuasan pelanggan. Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dan daya tarik pelanggan baru serta meningkatkan pemanfaatan listrik di segmen yang lebih luas.

Kolaborasi dan Dukungan Investasi di Awal 2026

Memasuki awal tahun 2026, PLN melakukan langkah strategis dengan menandatangani kerja sama bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat iklim investasi serta mendukung pertumbuhan sektor industri di wilayah tersebut. Kerja sama ini juga dipandang mampu mendorong peningkatan kapasitas konsumsi listrik melalui kebutuhan energi industri yang lebih besar.

Selain itu, PLN terus memperluas infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jawa Timur. Hingga kini, jumlah unit SPKLU mencapai 288 yang tersebar di 152 lokasi. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mendorong penggunaan kendaraan listrik, tidak hanya mobil tetapi juga kendaraan roda dua hingga becak listrik, yang sesuai dengan tren transisi energi dan mobilitas ramah lingkungan.

Upaya Ke Depan dan Tantangan Pengembangan Pasar

Melihat tren peningkatan konsumsi listrik yang terus berkembang, Ahmad menegaskan bahwa strategi PLN ke depan akan semakin menggiatkan pemasaran, mencari potensi pasar baru, serta memperluas jangkauan layanan kepada pelanggan. Hal ini dianggap penting untuk mempertahankan tingkat pertumbuhan penjualan serta merespons dinamika permintaan di berbagai sektor.

Secara keseluruhan, kinerja penjualan listrik di Jawa Timur pada 2025 mencerminkan sinergi antara pertumbuhan ekonomi regional, penetrasi listrik yang meluas ke berbagai segmen pelanggan, serta inisiatif strategis dari PLN untuk meningkatkan layanan dan memperkuat dukungan terhadap kebutuhan energi di masa depan.

Apabila Anda membutuhkan versi ringkas atau versi lain dari artikel ini untuk kebutuhan publikasi, saya bisa bantu menyusunnya juga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index